• Kamis, 4 Juni 2026

Mantan Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD

Photo Author
Candra Winata, Inews86.com
- Minggu, 31 Mei 2026 | 21:08 WIB
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia  (iNews86.Com)
Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia (iNews86.Com)

​JAKARTA-iNews86.Com| Minggu 31/5 — Kabar duka menyelimuti tanah air. Mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu, dilaporkan meninggal dunia pada hari ini, Minggu (31/5/2026). Tokoh militer yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

​Informasi mengenai berpulangnya Jenderal Ryamizard ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.
​"Benar, kami mendapat informasi berita dukacita, bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini," ujar Brigjen Rico saat dimintai konfirmasi oleh awak media pada Minggu sore.

Baca Juga: Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Minerba Ilegal di Kepulauan Riau

​Menurut penjelasan lebih lanjut dari Brigjen Rico, mantan Menhan tersebut dinyatakan meninggal dunia tepat pada pukul 14.03 WIB. Pihak Kementerian Pertahanan beserta keluarga besar TNI menyatakan duka cita yang mendalam atas kepergian salah satu putra terbaik bangsa tersebut. Saat ini, jenazah masih berada di RSPAD Gatot Soebroto untuk proses pemulasaraan sebelum dibawa ke rumah duka.

​KARIER MILITER DAN REKAM JEJAK RYAMIZARD RYACUDU

​Lahir pada 21 April 1950, Ryamizard Ryacudu merupakan alumnus Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) bagian Darat tahun 1974. Karier militernya tercatat sangat cemerlang dengan menduduki berbagai posisi strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat.

​Nama Ryamizard mulai dikenal luas secara nasional saat ia dipercaya mengemban amanat sebagai Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya pada tahun 1999. Tidak berselang lama, kepemimpinannya yang tegas membuat ia digeser menjadi Pangdam Jaya/Jayakarta yang membawahi wilayah ibu kota pada periode 1999 hingga 2000.

Baca Juga: Keruh di Teluk Buli: Desakan Audit Lingkungan PT Feni Haltim Menguat

​Kariernya terus meroket ketika ia dipromosikan menjadi Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) dari tahun 2000 sampai 2002. Puncak karier militernya di matra darat tercapai saat ia dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), posisi yang diembannya hingga tahun 2005. Ryamizard bahkan sempat diajukan ke DPR RI sebagai kandidat Panglima TNI, meskipun pada akhirnya Marsekal Djoko Suyanto yang terpilih pada tahun 2006.

​KIPRAH DI PANGGUNG POLITIK DAN WARISAN PROGRAM BELA NEGARA

​Selain gemilang di dunia militer, figur ayah tiga anak ini juga memiliki pengaruh kuat di panggung politik nasional. Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, nama Ryamizard sempat muncul ke permukaan dan dijagokan kuat sebagai salah satu calon wakil presiden potensial untuk mendampingi Joko Widodo. Kendati demikian, koalisi partai akhirnya memutuskan Jusuf Kalla sebagai pendamping Jokowi.

​Meskipun tidak menjadi wakil presiden, Presiden Joko Widodo tetap memercayakan sektor pertahanan negara kepada Ryamizard. Ia resmi dilantik sebagai Menteri Pertahanan kabinet kerja untuk periode 2014-2019. Sepanjang lima tahun masa jabatannya, salah satu warisan program fundamental yang berhasil ia tancapkan dan eksekusi secara masif adalah program "Bela Negara" untuk memperkuat patriotisme masyarakat.

Baca Juga: Bahaya Terselubung Kantong Kresek Hitam untuk Bungkus Daging Kurban

​Atas dedikasi yang tinggi terhadap negara, pada tahun 2019 Ryamizard dianugerahi Bintang Penghargaan Veteran Tertinggi dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum LVRI saat itu, Letjen TNI (Purn) Rais Abin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Candra Winata

Tags

Terkini

X