• Kamis, 4 Juni 2026

Investasi Prancis Rp 61,25 Triliun Mengalir ke Sektor Strategis Indonesia

Photo Author
Candra Winata, Inews86.com
- Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:14 WIB
Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air, Lanud Halim Perdana Kusuma (Press Release Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air, Lanud Halim Perdana Kusuma (Press Release Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)

JAKARTA-iNews86.Com| Sabtu 30/5 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi tiba kembali di Tanah Air pada Sabtu (30/5) pukul 09.50 WIB melalui Landasan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta. Kepulangan Kepala Negara dari kunjungan kenegaraan di Prancis ini membawa capaian strategis berupa empat kesepakatan komersial baru bernilai fantastis, yakni USD 3,5 miliar atau setara dengan Rp 61,25 triliun.

​Langkah diplomasi ekonomi ini diperkuat melalui peresmian France–Indonesia High Level Business Council pada 28 Mei 2026 di Paris. Forum tingkat tinggi yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron tersebut dirancang untuk mendongkrak nilai perdagangan bilateral hingga tiga kali lipat pada tahun 2035.

Baca Juga: Keruh di Teluk Buli: Desakan Audit Lingkungan PT Feni Haltim Menguat

​Kerja Sama Tiga Sektor Utama

​Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, memberikan rincian terkait alokasi dana investasi yang berhasil disepakati. Menurutnya, komitmen berskala besar tersebut akan difokuskan pada tiga pilar utama pembangunan nasional yang menjadi prioritas pemerintah saat ini.

​"Peluncuran dewan bisnis ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru dengan nilai total USD 3,5 miliar. Kesepakatan tersebut mencakup sektor ketahanan energi, perdagangan, hingga kerja sama pertahanan," ujar Rosan dalam keterangan tertulis resminya.

​Rosan menambahkan bahwa forum tersebut mempertemukan 30 pemimpin perusahaan papan atas dari kedua negara dengan total kapitalisasi pasar mencapai USD 1,3 triliun. Angka kapitalisasi yang masif ini menunjukkan bobot strategis dari para pelaku industri yang terlibat dalam kesepakatan tersebut.

KEMITRAAN EKONOMI DAN STRATEGIS GLOBAL

​Kepercayaan sektor usaha Eropa, khususnya Prancis, dinilai kian menebal terhadap stabilitas ekonomi Indonesia. Pembentukan dewan bisnis ini dipimpin bersama oleh CEO Danone selaku Chair France–Indonesia Business Council MEDEF International, Antoine de Saint-Affrique, serta Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie.

Baca Juga: Bahaya Terselubung Kantong Kresek Hitam untuk Bungkus Daging Kurban

​"Kepercayaan dunia usaha Prancis terhadap Indonesia terus meningkat. Kesepakatan yang tercapai menunjukkan bahwa Indonesia dipandang sebagai mitra strategis yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang dan iklim investasi yang semakin kompetitif," kata Rosan menegaskan iklim investasi Indonesia saat ini.

​Dari perspektif pelaku usaha, Kadin Indonesia bersama Mouvement des Entreprises de France (MEDEF) International menyatakan komitmennya untuk langsung mengawal implementasi proyek di lapangan. Langkah ini diambil guna memastikan penyerapan investasi bernilai puluhan triliun rupiah tersebut dapat berjalan tepat waktu dan berdampak langsung pada pembukaan lapangan kerja baru.

​Aspek Sosial dan Kedekatan Diaspora
​Di luar agenda formal kedinasan dan negosiasi ekonomi tingkat tinggi, kunjungan kerja ini juga menyentuh aspek hubungan antarmasyarakat (people-to-people contact). Presiden Prabowo menyempatkan diri untuk berdialog langsung dan menghadiri silaturahmi bersama diaspora Indonesia yang menetap di Paris.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Candra Winata

Tags

Terkini

X