KUANSING (Riau)-iNews86.Com – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) resmi merombak jajaran pejabat administrator guna memperkuat efektivitas roda pemerintahan. Langkah strategis ini ditandai dengan pelantikan dua pejabat baru yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, Zulkarnain, ST., M.Si, mewakili Bupati Kuantan Singingi.
Prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Apel Kantor Bupati Kuantan Singingi pada Selasa (2/6/2026).
Baca Juga: Abai Dampak Debu, Proyek Jalan Negara di Lipat Kain Menuai Protes Warga
Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kuantan Singingi Nomor 800.1.3.3/BKPP-02/VI/2026/63. Dua pejabat yang diberi amanah baru tersebut adalah Piskal Dermawan, SE sebagai Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan, serta Izmayudi Hendri, ST yang kini menjabat sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kuantan Singingi.
REFORMASI BIROKRASI DAN PENINGKATAN PELAYANAN PUBLIK
Dalam menyusun struktur pemerintahan yang adaptif, mutasi jabatan dinilai sebagai langkah krusial untuk menyegarkan organisasi. Sekda Kuansing, Zulkarnain, menegaskan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari proses pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, momentum ini harus menjadi pemicu peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kuansing.
Baca Juga: Pancasila Living Ideology: Suhardiman Amby Minta Regulasi Kuansing Pro-Rakyat
"Pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan bentuk kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan kepada saudara untuk mengemban tugas dan tanggung jawab yang lebih besar. Oleh karena itu, laksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya serta tunjukkan kinerja yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik," ujar Zulkarnain saat menyampaikan arahannya di hadapan para pejabat yang dilantik.
Zulkarnain juga menambahkan bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, pejabat baru dituntut untuk mampu bekerja secara kolaboratif, adaptif, serta senantiasa menjaga loyalitas terhadap organisasi dan pemerintah daerah. Keberhasilan program daerah, lanjutnya, sangat bergantung pada sinergitas seluruh elemen ASN di setiap fungsi masing-masing.
TANTANGAN DAN HARAPAN PENGUATAN JINERJA DAERAH
Langkah penyegaran ini mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk pengamat kebijakan publik lokal dan masyarakat. Penataan administrasi pemerintahan serta pengelolaan kesejahteraan rakyat dipandang sebagai dua sektor vital yang bersentuhan langsung dengan stabilitas daerah. Kehadiran wajah baru di posisi strategis ini diharapkan mampu memangkas jalur birokrasi yang kaku.
Baca Juga: KNPI Riau Desak APH Usut Dugaan Monopoli dan Proyek Sampah Miliaran di Pekanbaru
"Kami berharap dengan adanya pejabat baru di bidang pemerintahan dan kesra, pelayanan urusan publik dan bantuan sosial bisa lebih cepat tanggap. Koordinasi ke bawah harus diperkuat agar masyarakat di tingkat desa langsung merasakan dampaknya," ungkap perwakilan warga setempat yang turut memantau perkembangan jalannya pemerintahan daerah.
Di sisi lain, perwakilan dari instansi vertikal yang hadir dalam acara tersebut juga menyatakan kesiapannya untuk membangun koordinasi yang lebih erat. Sinergi lintas sektoral antara Pemerintah Kabupaten dan instansi terkait seperti Kementerian Agama dinilai penting, khususnya dalam mengawal program-program keagamaan dan kesejahteraan sosial di wilayah Kuantan Singingi.
"Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga citra daerah, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta memastikan setiap agenda pembangunan dan kegiatan pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan sukses," kata Zulkarnain menutup sambutannya.