• Kamis, 4 Juni 2026

Buaya Sepanjang Dua Meter Teror Arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah

Photo Author
Candra Winata, Inews86.com
- Senin, 1 Juni 2026 | 06:00 WIB
Penampakan seekor buaya mendarat di hamparan pasir pulau Tepian Lubuak Sobae Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir, Sabtu (30/5/2026) siang.  (Plt Camat Kuantan Hilir)
Penampakan seekor buaya mendarat di hamparan pasir pulau Tepian Lubuak Sobae Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir, Sabtu (30/5/2026) siang. (Plt Camat Kuantan Hilir)

KUANTAN HILIR (Riau)-iNews86.Com|Senin 1/6– Kemunculan seekor buaya muara berukuran besar mengejutkan warga di sekitar aliran Sungai Kuantan. Predator dengan panjang lebih dari dua meter tersebut dilaporkan kerap menampakkan diri di area krusial, tepatnya di sekitar arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi.

​Peristiwa terakhir yang memicu kecemasan publik terjadi pada Sabtu (30/5/2026) siang, tepat pasca-ibadah salat Zuhur. Binatang reptil tersebut dengan tenang naik ke daratan dan berjemur di hamparan pasir Pulau Desa Pelukahan, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, yang berada tepat di antara pancang ketiga dan keempat sirkuit pacu jalur.

Baca Juga: KNPI Riau Desak APH Usut Dugaan Monopoli dan Proyek Sampah Miliaran di Pekanbaru

​Aparat pemerintah kecamatan bersama pihak kepolisian setempat langsung bergerak cepat dengan merilis imbauan darurat. Langkah ini diambil guna meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa, mengingat intensitas kemunculan sang predator di wilayah pemukiman dan lokasi aktivitas warga terus meningkat dalam sepekan terakhir.

​DILEMA BUAYA "BENI" DAN ANCAMAN KESELAMATAN ATLET PACU JALUR

​Berdasarkan kesaksian kolektif warga setempat, satwa liar yang kerap menampakkan diri tersebut diduga kuat merupakan buaya yang akrab dijuluki "Beni". Buaya ini diketahui sudah menghuni area sirkuit sejak ukurannya masih kecil dan cenderung tidak agresif karena kerap diberi makan sisa isi perut ikan oleh masyarakat.

​Kendati demikian, otoritas wilayah menegaskan bahwa status satwa tersebut kini telah berubah menjadi pemangsa dewasa yang memiliki insting berburu alami. Plt Camat Kuantan Hilir, Rahman Candra, SE, mengingatkan warga agar tidak mengabaikan faktor keselamatan hanya karena faktor kebiasaan masa lalu satwa tersebut.

Baca Juga: Kuansing Sediakan Smart WiFi Gratis di Berbagai Titik Publik Selama MTQ Riau

​"Warga melihat buaya itu sedang berjemur di hamparan pasir pulau arena pacu jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah. Aksi buaya berjemur sudah satu minggu ini sering terlihat oleh warga di sekitar lokasi. Saya mengimbau agar warga sekitar selalu berhati-hati dan waspada. Bagaimana pun itu adalah seekor buaya, binatang pemangsa," ujar Rahman Candra saat dikonfirmasi, Ahad (31/5/2026) petang.

​Ancaman ini menjadi kian mendesak lantaran kalender perhelatan tradisi budaya Pacu Jalur musim ini akan segera dimulai dalam waktu dekat. Ratusan anak pacuan (atlet dayung) dijadwalkan bakal menggelar latihan rutin berskala besar di sepanjang lintasan Sungai Kuantan yang kini menjadi area berjemur predator tersebut.

​"Anak pacuan sudah akan sering latihan di Sungai Kuantan, sementara sekarang buaya sering muncul di jalur sirkuit. Kondisi ini harus segera dicarikan solusinya demi keselamatan bersama, meskipun hingga saat ini belum ada laporan insiden penyerangan terhadap warga," tambah Rahman Candra yang mengaku telah menyurati BPBD Kuansing untuk langkah evakuasi.

​RESPONS TAKTIS KEPOLISIAN DAN MITIGASI KONFLIK SATWA

​Konfirmasi senada juga dipaparkan oleh pihak penegak hukum setempat yang mulai memperketat patroli di kawasan bantaran sungai. Personel kepolisian di lapangan terus mengumpulkan data visual dan memetakan koordinat titik-titik rawan tempat berjemurnya buaya muara tersebut.

Baca Juga: Bupati Kuansing Instruksikan Perbaikan Cepat Turap Rusak di Arena Pacu Jalur Baserah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Candra Winata

Tags

Terkini

X