TALUK KUANTAN (Riau)-iNews86.Com| Jum'at 29/5 – Muhammad Syafiq Albarak, siswa kelas 3 SDIT An-Najiyah Teluk Kuantan, sukses mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Bocah berusia sembilan tahun ini berhasil menyabet Medali Perunggu dalam ajang Pekanbaru Open Nasional Karate Championship 2026.
Syafiq, yang merupakan putra dari Bapak Andri Markis, meraih tempat ketiga pada kategori Kumite -30 Kg Usia Dini Putra. Kompetisi berskala nasional tersebut berlangsung sengit di Gelanggang Remaja Pekanbaru, tempat berkumpulnya ratusan karateka muda berbakat dari berbagai daerah di Indonesia.
DEDIKASI ATLET USIA DINI DAN DUKUNGAN KELUARGA
Keberhasilan Syafiq di ajang nasional ini tidak diraih secara instan, melainkan melalui latihan disiplin yang konsisten di tengah jadwal sekolahnya. Kompetisi kategori Kumite -30 Kg Usia Dini Putra sendiri dikenal sebagai salah satu kelas yang kompetitif karena mempertemukan kecepatan dan ketangkasan fisik anak-anak usia dasar.
Orang tua Syafiq, Andri Markis,
mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas pencapaian sang putra yang mampu membawa pulang medali ke Teluk Kuantan. Dukungan penuh dari keluarga menjadi pilar utama di balik ketangguhan mental Syafiq saat berhadapan dengan lawan-lawannya di tatami (matras karate).
"Sebagai orang tua, kami tentu sangat bangga dengan perjuangan Syafiq di lapangan. Medali perunggu ini adalah bonus dari kerja kerasnya selama latihan, dan kami berharap ini menjadi langkah awal baginya untuk terus berkembang," ujar Andri Markis saat diwawancarai setelah pertandingan.
Penyelenggaraan Pekanbaru Open Nasional Karate Championship 2026 di Gelanggang Remaja ini memang menjadi salah satu tolok ukur pembinaan atlet karate usia dini di Pulau Sumatra. Kejuaraan ini dirancang untuk menjaring potensi atlet muda yang ke depannya diproyeksikan mampu menyuplai kebutuhan atlet daerah dan nasional.
MOTIVASI PRESTASI DAN PENGEMBANGAN BAKAT DI SEKOLAH
Pihak sekolah menyambut gembira kabar kemenangan ini dan menilai capaian Syafiq sebagai bukti nyata bahwa kerja keras di usia muda selalu membuahkan hasil. Prestasi ini diharapkan dapat menularkan energi positif dan membangun rasa percaya diri bagi seluruh siswa di lingkungan sekolah.
Kepala Sekolah SDIT An-Najiyah Teluk Kuantan, Ustad Malim Harahap, M.Pd, menegaskan bahwa sekolah selalu berkomitmen mendukung pengembangan bakat non-akademik para siswa. Pihak sekolah memandang bahwa kecerdasan fisik dan mental yang diasah lewat olahraga sama pentingnya dengan pencapaian di dalam kelas.
"Prestasi yang diraih oleh ananda Syafiq menjadi motivasi dan semangat bagi teman-teman yang lain di sekolah untuk terus digali potensinya. Kami di SDIT An-Najiyah sangat mengapresiasi perjuangan ini dan akan terus mendukung penuh setiap bakat positif siswa," kata Ustad Malim Harahap, M.Pd, dalam konfirmasinya secara terpisah.
Dengan berakhirnya kompetisi di Gelanggang Remaja Pekanbaru tersebut, Muhammad Syafiq Albarak kini kembali bersiap melanjutkan aktivitas belajarnya di kelas 3. Pihak pengurus cabang olahraga karate setempat juga mencatat hasil ini sebagai bagian dari evaluasi pembinaan atlet usia dini di wilayah Kuantan Singingi guna menghadapi kejuaraan-kejuaraan mendatang.