• Kamis, 4 Juni 2026

Ultimatum Ketua DPRD Kuansing Direspons Cepat, Jalan Pasar Modern Mulai Diperbaiki

Photo Author
Candra Winata, Inews86.com
- Minggu, 24 Mei 2026 | 08:59 WIB
Jalan Pasar modern Teluk Kuantan  (Candra Winata)
Jalan Pasar modern Teluk Kuantan (Candra Winata)

TELUK KUANTAN (RIAU)- iNews86.com| Minggu 24/5 — Langkah taktis dan responsif diperlihatkan oleh jajaran legislatif Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Menanggapi jeritan dan keluhan masyarakat terkait rusaknya infrastruktur vital, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuansing, H. Juprizal, S.E., M.Si., melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke kawasan jalan lingkungan Pasar Modern Teluk Kuantan pada Selasa siang, 19 Mei 2026.

​Sidak tersebut dilakukan guna melihat secara langsung kondisi kerusakan jalan sepanjang kurang lebih 100 meter yang selama ini menjadi keluhan utama para pedagang dan pengunjung pasar. Tidak sendirian, guna memastikan adanya solusi konkret di lapangan, Ketua DPRD sengaja menggandeng Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kuansing, Ade Fahrer Arip, serta Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kuansing, Hendri Wahyudi.

​Dalam peninjauan tersebut, H. Juprizal memberikan peringatan tegas berupa tenggat waktu (deadline) yang ketat kepada jajaran Dinas PUPR Kuansing untuk segera menuntaskan perbaikan jalan sebelum perayaan Hari Raya Iduladha yang jatuh pada tanggal 27 Mei 2026. Ultimatum tersebut terbukti ampuh; pantauan di lapangan menunjukkan material agregat batu kerikil langsung diturunkan di lokasi dan proses perataan jalan segera dikebut demi memulihkan mobilitas masyarakat.

KONDISI LAPANGAN DAN DESAKAN LEGISLATIF

​"Kita tidak bisa lagi menunda-nunda perbaikan ini. Pasar Modern adalah urat nadi perekonomian masyarakat Teluk Kuantan. Fasilitas publik yang rusak seperti ini jelas mengganggu perputaran ekonomi dan membahayakan keselamatan para pengendara," ujar Ketua DPRD Kuansing, H. Juprizal, S.E., M.Si., saat dikonfirmasi di lokasi peninjauan.

​Juprizal menekankan bahwa fungsi pengawasan yang melekat pada DPRD harus berjalan optimal untuk memastikan pelayanan publik dari pemerintah daerah tetap prima. "Saya meminta dengan tegas kepada Dinas PUPR, tolong material segera diturunkan dan jalan ini diratakan. Waktu kita tidak banyak, sebelum Iduladha jalan sepanjang 100 meter ini harus sudah rapi, rata, dan mulus agar aktivitas masyarakat menjelang hari raya tidak terganggu," tambahnya dengan nada menyengat.

​Sebelum dilakukan intervensi, akses jalan tersebut dipenuhi lubang-lubang dalam yang kerap digenangi air dan lumpur saat hujan turun, yang sering kali mengakibatkan kemacetan parah serta insiden kendaraan terperosok. Berdasarkan pengamatan visual pasca-sidak, tumpukan batu pecah dan sirtu (pasir batu) telah ditempatkan secara berjejer di badan jalan untuk segera dihampar menggunakan alat berat guna menciptakan permukaan jalan yang rata dan kokoh.

RESPONS DAN KOMITMEN DINAS PUPR

​Mendapat teguran dan instruksi langsung dari pimpinan DPRD, Kepala Dinas PUPR Kuansing, Ade Fahrer Arip, menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan perbaikan secara kilat dengan mengerahkan sumber daya yang ada secara maksimal.
​"Kami menerima masukan dan instruksi dari Pak Ketua DPRD dengan sangat terbuka. Hari ini juga, instrumen teknis langsung kita jalankan. Material agregat sudah mulai masuk ke lokasi dan tim lapangan kami akan bekerja ekstra untuk melakukan pengerasan serta perataan," ungkap Ade Fahrer Arip di sela-sela mendampingi sidak pimpinan dewan tersebut.

​Ade juga menjelaskan bahwa kendala teknis dan anggaran sebelumnya sempat membuat penanganan jalan ini sedikit tertunda, namun pihaknya berkomitmen menyelesaikannya tepat waktu sesuai target yang diberikan legislatif. "Target kami sebelum tanggal 27 Mei atau sebelum Iduladha, jalan ini sudah fungsional secara nyaman dan aman untuk dilewati masyarakat," tegasnya.


ASPEK REKAYASA LALU LINTAS

​Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kuansing, Hendri Wahyudi, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung penuh proses perbaikan ini dari sisi manajemen lalu lintas demi mencegah terjadinya kemacetan total di sekitar pasar rakyat tersebut.

​"Kawasan Pasar Modern ini memiliki volume kendaraan yang sangat padat, terutama pada pagi dan sore hari. Selama proses pengerjaan penimbunan dan perataan material berlangsung, personel Dishub akan disiagakan untuk mengatur sirkulasi kendaraan," urai Hendri Wahyudi.

​Hendri mengimbau kepada para pengguna jalan dan pedagang untuk memaklumi sedikit hambatan yang muncul selama proses perbaikan berlangsung. "Kami akan melakukan rekayasa lalu lintas terbatas agar alat berat dan kendaraan pengangkut material bisa bekerja secara leluasa tanpa mematikan total akses masuk masyarakat ke area pasar," jelasnya.

SUARA MASYARAKAT DAN PEDAGANG PASAR

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Candra Winata

Tags

Terkini

X