• Jumat, 5 Juni 2026

KLARIFIKASI: Ustaz Dwiki Tegaskan Kasus Rumahnya Berbeda dengan Isu Pocong yang sedang Viral

Photo Author
Candra Winata, Inews86.com
- Jumat, 5 Juni 2026 | 15:40 WIB
Fhoto Ilustrasi Klarifikasi Ustad Dwiki (iNews86.Com)
Fhoto Ilustrasi Klarifikasi Ustad Dwiki (iNews86.Com)

TALUK KUANTAN - iNews86.C8m| - Isu miring mengenai adanya teror mistis kedatangan pocong yang sempat menghebohkan jagat media sosial di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) akhirnya menemui titik terang.

Kasus dugaan penggedoran rumah yang menimpa seorang tokoh agama setempat dipastikan murni sebagai peristiwa hukum yang terpisah dari rumor mistis tersebut.
​Ustaz Dwiki Syafrian, korban peristiwa penggedoran pintu misterius di Desa Beringin, Kecamatan Kuantan Tengah, secara resmi memberikan klarifikasi tertulis untuk meluruskan kesimpangsiuran informasi yang berkembang liar di tengah publik.

Baca Juga: Putra Asal Kuansing Priandi Firdaus Resmi Jabat Kasidik Kejati Kepri

Penegasan tersebut disampaikan pasca-dirinya menghadiri pemanggilan resmi dari pihak Kepolisian Resor (Polres) Kuansing guna memberikan keterangan lengkap terkait insiden yang dialaminya.

Ustaz Dwiki secara terbuka menyatakan bahwa insiden di kediamannya sama sekali tidak berkaitan dengan fenomena gaib seperti yang santer diperbincangkan. Langkah meluruskan narasi ini dinilai mendesak demi mencegah kepanikan massal yang tidak berdasar akibat informasi palsu yang telanjur menyebar luas di platform digital.

​"Bismillah assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, meluruskan berita yang beredar. Kejadian yang kami alami dirumah itu tidak ada kaitannya dengan berita pocong-pocong yang ada disentajo raya," ujar Ustaz Dwiki Syafrian dalam pernyataan resmi tertulisnya yang diunggah melalui media sosial.

Baca Juga: Sinergi Kuansing dan Telkomsel: Amankan Jaringan demi Sukses MTQ dan Pacu Jalur

​Ia juga menambahkan bahwa desas-desus mengenai penampakan makhluk halus di wilayah tetangga tersebut telah terkonfirmasi sebagai berita bohong setelah ditelusuri pihak berwajib. "Karena tadi sudah dipanggil ke polres kuansing. Adapun kejadian yang di sentajo itu hoax," tegasnya memastikan.

​KLARIFIKASI FAKTA DAN HASIL
PEMERIKSAAN KEPOLISIAN

​Lebih lanjut, Ustaz Dwiki menggarisbawahi bahwa ada perbedaan mendasar antara kasus kriminal yang terjadi di properti miliknya dengan isu supranatural yang sengaja digoreng oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab di media sosial. Fokus penyelidikan saat ini diarahkan pada tindakan gangguan ketertiban nyata, bukan pada rumor takhayul.

​"Dan kejadian dirumah kami itu kasus yang berbeda, tidak ada kami kaitkan sama sekali dengan pocong-pocong di sentajo raya," tambah Ustaz Dwiki untuk memotong spekulasi yang jamak dikait-kaitkan oleh sebagian netizen.

Baca Juga: Dua Warga Terluka di Depan Rektorat UNP, Diduga Terkena Peluru Nyasar

​Di sisi lain, jajaran Kepolisian Resor Kuantan Singingi yang bertindak cepat mengumpulkan fakta hukum di lapangan, mengimbau masyarakat untuk menyaring setiap informasi sebelum membagikannya kembali ke ruang publik. Pihak kepolisian menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah serta tidak ikut larut dalam narasi berbasis hoaks.

​Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, mengonfirmasi bahwa penanganan perkara ini dilakukan secara profesional dengan mengutamakan aspek pembuktian riil di tempat kejadian perkara (TKP). Keterangan yang diambil dari korban menjadi pijakan awal bagi penyidik untuk memetakan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

​"Kami meminta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan masalah ini sepenuhnya kepada hukum. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu mistis yang sengaja disebarkan untuk memicu ketakutan atau ketidakstabilan di lingkungan warga," jelas perwakilan aparat penegak hukum setempat saat memberikan keterangan resmi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Candra Winata

Terkini

X