Hingga saat ini, polisi menegaskan belum menemukan adanya saksi mata yang melihat secara langsung detik-detik saat kecelakaan itu terjadi, ataupun indikasi yang mengarah pada tabrak lari. Petugas juga telah mendatangi rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa sekaligus mengumpulkan keterangan tambahan dari pihak keluarga korban.
"Sejauh ini hasil olah TKP mengarah pada dugaan kecelakaan lalu lintas tunggal. Namun demikian, seluruh temuan dan keterangan saksi tetap kami dalami untuk memastikan penyebab kejadian secara menyeluruh," tambah AKP Siswoyo menegaskan komitmen penyelidikan.
LANGKAH PREVENTIF POLRES KUANSING
Menyikapi peristiwa yang merenggut nyawa ini, Satlantas Polres Kuansing langsung mengambil langkah tegas demi mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. Pihak kepolisian akan memperketat pengawasan di jalur-jalur rawan kecelakaan dan wilayah yang sering menjadi titik kumpul pemuda.
Kasat Lantas Polres Kuansing menyatakan bahwa pihaknya segera menjalin koordinasi intensif dengan jajaran Polsek setempat. Langkah ini diambil untuk merancang strategi penertiban berkala guna memberantas aktivitas balap liar di sepanjang Jalan Lintas Pucuk Rantau.
"Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta menghindari aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," tutup AKP Siswoyo dalam imbauan resminya kepada publik.