daerah

KNPI Riau Desak APH Usut Dugaan Monopoli dan Proyek Sampah Miliaran di Pekanbaru

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:56 WIB
Larshen Yunus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) (iNews86.com)

​Di sisi lain, warga Kota Pekanbaru menyambut baik adanya pengawasan ketat terhadap anggaran kebersihan ini. Beberapa perwakilan masyarakat RT/RW mengeluhkan bahwa sistem pengangkutan sampah di lapangan sering kali mengalami kendala teknis dan tumpang tindih regulasi, sehingga keberadaan fasilitas baru seperti tong sampah miliaran rupiah harus benar-benar memberikan dampak signifikan, bukan sekadar formalitas proyek pengadaan.

​Larshen Yunus menutup keterangannya dengan mengingatkan agar jajaran birokrasi tidak anti-kritik terhadap pengawasan yang dilakukan oleh elemen pemuda dan masyarakat. Hal ini krusial mengingat tugas pokok dan fungsi DLHK berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan kualitas hidup masyarakat.

​"Jangan ada yang merasa Kebal Hukum!!! Negara ini dibangun berdasarkan aturan. Siapapun yang menggunakan uang rakyat wajib siap di-Audit, diperiksa dan dimintai pertanggungjawaban. Kami ingin melihat Kota Pekanbaru yang bersih, Transparan dan Bebas dari Praktik-Praktik yang berpotensi merugikan keuangan negara," pungkas Larshen penuh optimis.

Halaman:

Tags

Terkini