Setiap jemaah haji nantinya akan mendapatkan jatah air zamzam resmi sebanyak 5 liter secara gratis setibanya di debarkasi atau daerah asal masing-masing. Fasilitas ini disiapkan agar jemaah tidak perlu lagi memaksakan diri memasukkan cairan ke dalam koper bagasi maupun tas kabin.
"Jemaah tidak perlu repot karena pemerintah telah mengatur jatah pembagian air zamzam secara resmi setibanya di Tanah Air. Kami mengimbau seluruh jemaah agar memeriksa kembali isi koper secara mandiri sebelum keberangkatan dari Arab Saudi untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk ke bagasi maupun tas kabin," pungkas Defizon.
Berdasarkan data operasional haji tahun-tahun sebelumnya, keterlambatan pemulangan kloter sering kali dipicu oleh masalah klasik ini. Pihak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi kini terus melakukan sosialisasi intensif ke hotel-hotel jemaah untuk melakukan penimbangan dan pemindaian awal sebelum koper dibawa menuju bandara.