daerah

Ada Proyek Betonisasi, Jalur Lintas di Kuantan Mudik Kuansing Diberlakukan Buka Tutup

Selasa, 26 Mei 2026 | 21:49 WIB
Antrean Panjang di Jalur Buka tutup Jalan Kebun Nopi Bukit Pedusunan Luansing Riau (Candra Winata)

KUANTAN SINGINGI-iNews86.Com| Selasa26/5— Arus lalu lintas di jalan raya Kebun Nopi, Desa Bukit Pedusunan, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, mengalami perlambatan akibat diberlakukannya sistem buka-tutup jalan. Sistem ini diterapkan menyusul adanya pengerjaan proyek pengaspalan beton (rigid pavement) di kawasan pendakian tersebut guna meningkatkan kualitas infrastruktur jalan lintas.

​Kapolsek Kuantan Mudik,AKP Riduan Butar Butar, S.H., M.H, membenarkan adanya pengalihan arus dan pemberlakuan sistem antrean bergantian di lokasi proyek tersebut. Pihaknya mengimbau para pengendara untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi mencegah kemacetan yang lebih parah.

​"Benar, saat ini di pendakian Kebun Nopi Desa Bukit Pedusunan sedang ada pengerjaan jalan berupa pengaspalan beton. Untuk kelancaran bersama, kami memberlakukan sistem buka-tutup jalur karena badan jalan yang bisa digunakan bergantian," ujar AKP  Riduan saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026).

​PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR JALAN UTAMA

​Pengerjaan jalan beton ini dilakukan karena kondisi jalur pendakian Kebun Nopi sebelumnya kerap mengalami kerusakan akibat beban kendaraan berat yang melintas. Proses betonisasi dipilih agar struktur jalan lebih kokoh dan tahan lama dalam menahan beban arus logistik antarprovinsi.

​Seorang pengendara truk logistik, perwakilan dari pengguna jalan bernama Hendra (42), mengaku arus lalu lintas cukup tersendat, terutama pada jam-jam sibuk siang hari. Meski demikian, ia memaklumi kondisi tersebut demi perbaikan jalan yang lebih baik ke depannya.

​"Antrean memang lumayan panjang, bisa memakan waktu 20 sampai 30 menit untuk lewat. Tapi tidak apa-apa bergantian, yang penting jalan di pendakian ini segera bagus dan dicor beton, jadi ke depannya lebih aman untuk truk besar," kata Hendra di lokasi kejadian.

​ANTISIPASI KEMACETAN PANJANG

​Guna memastikan situasi tetap kondusif, sejumlah personel kepolisian sektor setempat bersama Dinas Perhubungan dan pekerja proyek disiagakan di dua sisi ujung jalur buka-tutup. Petugas mengatur ritme kendaraan yang melintas secara berkala untuk menghindari adanya kendaraan yang terjebak di tengah pendakian.

​Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan didominasi oleh truk angkutan barang dan kendaraan roda empat pribadi. Pihak berwenang menyarankan para pengguna jalan tetap bersabar dan taat Lalu Lintas selama proses pengerjaan fisik berlangsung.

Terkini