daerah

Sinergi Kuansing dan Telkomsel: Amankan Jaringan demi Sukses MTQ dan Pacu Jalur

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:26 WIB
Tim survei dipimpin langsung oleh Manager Network Operation and Productivity (NOP) Dumai Fauzan, Manager SQA Sumbagteng Bernito, perwakilan Event Handling Telkomsel Yuri dll. (Kominfoss)

​Selain memasang infrastruktur baru, pihak operator juga menyiapkan skema capacity splitting (pemecahan kapasitas layanan) pada sejumlah Base Transceiver Station (BTS) eksisting di sekitar lokasi acara. Metode ini dinilai efektif untuk mencegah terjadinya kegagalan koneksi (network congestion) akibat penggunaan ponsel secara bersamaan oleh ribuan pengunjung.

​Perwakilan NOP Dumai Telkomsel, Syahlan Hutagaol, menegaskan bahwa keberhasilan penguatan jaringan ini tidak dapat bertumpu pada pihak operator semata. Diperlukan dukungan teknis dan non-teknis, terutama terkait perizinan dan penyediaan ruang bagi perangkat tambahan dari pemerintah daerah serta masyarakat setempat.

Baca Juga: Segarkan Birokrasi, Dua Pejabat Administrator Kuansing Resmi Dilantik

​"Kami berharap adanya dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak agar proses pemasangan perangkat dapat berjalan lancar dan aman. Target kami adalah memastikan layanan telekomunikasi selama pelaksanaan MTQ dan Pacu Jalur dapat berfungsi optimal tanpa gangguan," kata Syahlan.

​Tantangan pemeliharaan jaringan pada kegiatan budaya seperti Pacu Jalur memiliki karakteristik tersendiri karena konsentrasi massa yang dinamis di sepanjang aliran sungai. Oleh karena itu, skenario mitigasi berupa penempatan Compact Mobile BTS (Combat) atau BTS bergerak juga tengah dikaji sebagai solusi taktis tambahan di lapangan.

​Melalui persiapan matang dan sinergi lintas sektor ini, Pemkab Kuansing optimistis kualitas jaringan telekomunikasi selama MTQ Riau dan Event Nasional Pacu Jalur 2026 tidak hanya mampu melayani kebutuhan komunikasi dasar, melainkan juga mendukung penetrasi siaran langsung (live streaming) berkualitas tinggi ke seluruh penjuru dunia.

 

Halaman:

Tags

Terkini