<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><urlset xmlns="http://www.sitemaps.org/schemas/sitemap/0.9"
         xmlns:video="http://www.google.com/schemas/sitemap-video/1.1"    >
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14296/kebakaran-besar-di-kemayoran-jakarta-pusat-pada-senin-16-malam</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/mHg5bMVqL3g/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>Kebakaran besar di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6) malam.</video:title>
                                              <video:description>Kebakaran besar di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6) malam.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, dalam keterangannya, menjelaskan sementara telah mengerahkan 33 unit armada pemadam gabungan beserta 100 personel ke lokasi kejadian</video:description>
                                                                                                                              <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14291/memburu-pelaku-peti-menggunakan-laras-panjang</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/CAbAquldg2M/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>Memburu Pelaku PETI menggunakan Laras Panjang</video:title>
                                                                                                                                            <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14290/dusun-tobek-panjang-dan-tumpukan-sampah</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/iCTkc8gS25Y/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>Dusun Tobek Panjang dan Tumpukan Sampah</video:title>
                                                                                                                                            <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14287/banjir-kuansing-riau</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/O0j-IUKKgL0/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>Banjir Kuansing Riau</video:title>
                                              <video:description>Kuansing (Riau)-iNews86.ComBanjir Rendam Kuansing, Drainase Buruk dan Tambang Ilegal Jadi Pemicu Utama
​KUANTAN SINGINGI — Bencana banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, akibat tingginya curah hujan yang memicu luapan air. Namun, warga dan pengamat lingkungan sepakat bahwa masalah ini bukan murni faktor alam. Buruknya sistem drainase di kawasan pemukiman dituding menjadi penyebab utama air cepat menggenang dan lambat surut. Saluran pembuangan yang tersumbat sedimen dan sampah membuat infrastruktur wilayah tak mampu menampung debit air hujan yang meningkat.
​Kondisi ini diperparah oleh kerusakan parah pada ekosistem hulu dan sepanjang aliran sungai akibat maraknya aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) atau tambang ilegal. Penggundulan hutan secara liar serta pengerukan bibir sungai merusak benteng alami penahan air, sehingga erosi tanah tak terhindarkan. Akibat hilangnya daerah resapan air ini, setiap kali hujan deras mengguyur, limpasan air langsung meluncur bebas ke pemukiman warga dan memicu banjir bandang yang merugikan masyarakat setempat.</video:description>
                                                                                                                              <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14286/iring-iringan-rakit-dompeng-di-sungai-kuantan-kuansing-riau</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/XF8LQ94T9ZY/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>Iring-iringan Rakit Dompeng di Sungai Kuantan Kuansing Riau</video:title>
                                              <video:description>KUANSING (Riau)-iNews86.Com| Senin 1/5- Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, memang berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan akibat kerusakan lingkungan masif dan polusi zat kimia berbahaya.

Dampak Buruk yang Sangat MemprihatinkanPencemaran Merkuri: Penggunaan raksa atau merkuri yang sangat beracun mengancam kesehatan lebih dari satu juta jiwa penduduk di Kuansing, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir yang mengandalkan aliran sungai ini.

Kekeruhan Ekstrem: Aliran air yang seharusnya jernih berubah menjadi cokelat pekat karena dasar sungai terus diaduk dan dicabik-cabik oleh mesin dompeng.

Kerusakan Ekosistem: Kerusakan struktur tanah dan bantaran sungai memicu abrasi, merusak habitat hayati, serta mengancam kelestarian lingkungan jangka panjang.

Konflik Sosial: Penertiban PETI kerap memicu gesekan sosial, termasuk aksi protes dari warga setempat yang mengklaim aktivitas tersebut dilakukan di lahan pribadi demi alasan ekonomi.</video:description>
                                                                                                                              <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14250/mpr-ri-menyatakan-akan-dilakukan-pertandingan-ulang-verdas-cermat-kalbar</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/UTwo0UfAmbw/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>MPR RI Menyatakan akan dilakukan Pertandingan Ulang Verdas Cermat Kalbar</video:title>
                                              <video:description>MPR RI berkomitmen menjaga LCC Empat Pilar sebagai ruang pembelajaran yang menjunjung sportivitas, objektivitas, dan nilai kebangsaan.

Melalui press conference ini, disampaikan langkah evaluasi dan tindak lanjut atas polemik yang terjadi, termasuk pelaksanaan pertandingan ulang untuk Provinsi Kalimantan Barat dengan melibatkan juri independen serta pengawasan langsung dari pimpinan. 

Komitmen perbaikan ini diharapkan dapat menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan LCC Empat Pilar tetap menjadi ruang edukatif bagi generasi muda Indonesia.</video:description>
                                                                                                                              <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14249/terjadi-antrian-panjang-karena-langka-nya-bbm-subsidi-di-spbu-kuansing-riau</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/ZnlT70yGVPY/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>Terjadi Antrian Panjang Karena Langka Nya BBM Subsidi di SPBU Kuansing Riau</video:title>
                                              <video:description>Krisis energi di tingkat lokal ini diperparah oleh lonjakan harga BBM non-subsidi yang cukup signifikan di pasaran. Kenaikan harga tersebut membuat daya beli masyarakat menurun, sehingga terjadi pergeseran konsumsi secara besar-besaran dari BBM komersial kembali ke BBM subsidi.</video:description>
                                                                                                                              <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14248/dai-cilik-tk-islam-al-khairat-seberang-pantai-kuansing-riau</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/EJSENTckj_g/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>Da'i Cilik TK Islam Al-Khairat Seberang Pantai Kuansing Riau</video:title>
                                                                                                                                            <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14247/kolaborasi-tni-polri-tindak-peti-di-kuansing-12-rakit-dibakar</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/puf6tOab6cs/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>Kolaborasi TNI-Polri Tindak PETI di Kuansing, 12 Rakit Dibakar</video:title>
                                              <video:description>Sebagai langkah penegakan hukum dan pencegahan aktivitas ilegal berulang, aparat gabungan TNI-Polri langsung melakukan pemusnahan terhadap 12 rakit tersebut dengan cara dibakar di Singingi Hilir Kuansing Riau.</video:description>
                                                                                                                              <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14237/aparat-memburu-pelaku-peti-tambang-emas-ilegal</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/xTHD8nDlRdw/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>Aparat Memburu Pelaku PETI (Tambang Emas ILegal)</video:title>
                                                                                                                                            <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14236/</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/TibCv5qHAio/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                                                                                                                                          <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14235/</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/lsF7m4Umb48/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                                                                                                                                          <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14234/polsek-kota-sarolangun-berburu-peti</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/9Hao4VPO1ec/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>Polsek Kota Sarolangun Berburu PETI</video:title>
                                              <video:description>JAMBI- Kepolisian Resort (Polres) melalaui jajaran Polsek Kota Sarolangun terus melakukan penindakan dan penertiban terhadap Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukumnya.

Operasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Sarolangun. Operasi juga diikuti masyarakat yang sudah marah terhadap aktivitas PETI.  </video:description>
                                                                                                                              <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14230/dugaan-perselingkuhan-picu-kericuhan-di-pasar-benai-kuansing</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/cSUiTWME4ak/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>Dugaan Perselingkuhan Picu Kericuhan di Pasar Benai, Kuansing</video:title>
                                              <video:description>Informasi yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk luapan emosi seorang suami yang merasa dikhianati. Pria tersebut diduga memergoki istrinya sedang bersama laki-laki lain di area publik. 

&quot;Katanya ada yang selingkuh, suaminya tidak terima lalu mencegat mereka di sini. Makanya tadi sempat ramai sekali orang tarik-tarikan dan ada yang memukul,&quot; ujar salah seorang saksi mata di lokasi yang enggan disebutkan namanya.</video:description>
                                                                                                                              <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14229/mobil-truck-terguling-menyebabkan-kemacetan-panjang-di-desa-kasang-kuansing-riau-jumat-01052026</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/kWNmEwjMKJY/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>Mobil Truck Terguling Menyebabkan Kemacetan Panjang di Desa Kasang Kuansing Riau, Jum'at 01/05/2026.</video:title>
                                                                                                                                            <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14228/tanggul-limbah-pt-pcs-masih-jebol-warga-logas-desak-dprd-panggil-paksa-perusahaan</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/AHTrZ2U6VLc/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>Tanggul Limbah PT PCS Masih Jebol, Warga Logas Desak DPRD Panggil Paksa Perusahaan</video:title>
                                              <video:description>Empat hari pasca jebolnya tanggul limbah milik PT Pancaran Cahaya Sejati (PCS) pada 7 Mei 2026, kondisi pencemaran di Kecamatan Singingi, Kuantan Singingi (Kuansing) kian memprihatinkan. 

Pantauan lapangan Tim Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI)
pada Senin (11/5/2026) sore menunjukkan limbah berupa air bercampur lumpur pekat masih terus mengalir deras menuju anak sungai yang bermuara ke Sungai Singingi, sementara warga terdampak mulai menyuarakan desakan agar DPRD Kuansing melakukan pemanggilan paksa terhadap pihak manajemen perusahaan.</video:description>
                                                                                                                              <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14227/bandar-narkoba-antar-provinsi-dibekuk-oleh-tim-opsnal-satresnarkoba-polres-dharmasraya</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/y1vnYVroA30/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>Bandar Narkoba Antar Provinsi dibekuk oleh Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dharmasraya</video:title>
                                              <video:description>Aksi kejar-kejaran mewarnai penangkapan seorang bandar narkoba lintas provinsi di Jalur Lintas Sumatra, Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat.

Pelaku ditangkap oleh Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dharmasraya. Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa 200 gram sabu dan 93 butir pil ekstasi.</video:description>
                                                                                                                              <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14226/ayah-di-lampung-diduga-tega-cabuli-putri-kandung-saat-istri-merantau</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/E53TdraxTTk/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>Ayah di Lampung Diduga Tega Cabuli Putri Kandung saat Istri Merantau</video:title>
                                              <video:description>Aksi dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur kembali memicu keprihatinan publik. Kali ini, seorang ayah di Provinsi Lampung dilaporkan ke pihak kepolisian setelah diduga kuat melakukan tindakan asusila secara berulang terhadap putri kandungnya sendiri yang baru menginjak usia sepuluh tahun. Peristiwa memilukan ini terjadi dengan memanfaatkan situasi rumah yang sepi saat ibu kandung korban sedang merantau ke Jakarta untuk mencari nafkah. Kasus ini mencuat ke permukaan dan menjadi viral setelah sebuah rekaman video yang memperlihatkan pengakuan polos dan isak tangis korban beredar luas di berbagai platform media sosial.</video:description>
                                                                                                                              <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14223/luar-biasa-jumlah-hewan-kurban-di-masjid-imam-syafii-karak-meningkat-signifikan</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/xz_ihVaNRcs/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>LUAR BIASA: Jumlah Hewan Kurban di Masjid Imam Syafii Karak Meningkat Signifikan</video:title>
                                              <video:description>Nasional &amp; Daerah ​Politik &amp; Hukum ​Ekonomi &amp; Bisnis ​Sosial &amp; Budaya Edukasi Teknologi Gaya Hidup Video Photo Nasional &amp; Daerah LUAR BIASA: Jumlah Hewan Kurban di Masjid Imam Syafii Karak Meningkat Signifikan Candra Winata, Inews86.com Rabu, 27 Mei 2026 | 12:04 WIB Agus Iswanto, S.STP (Candra Winata) TALUK KUANTAN (Riau)-iNews86.com|Rabu 27/5– Antusiasme masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha di Masjid Imam Syafii Karak, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, mengalami lonjakan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. ​Ketua Yayasan Annajiyah Taluk Kuantan, Agus Iswanto, S.STP., menyampaikan langsung kabar baik ini dalam kata sambutannya di hadapan ratusan jemaah sebelum pelaksanaan salat Idul Adha di lapangan Masjid Imam Syafii Karak. ​&quot;Kami informasikan jumlah hewan kurban sapi itu 15 ekor, tahun lalu itu 12 ekor sapi dan satu ekor kerbau,&quot; ujar Agus Iswanto

Artikel ini adalah bagian dari Mitra Promedia Group dan sudah tayang dengan judul &quot;LUAR BIASA: Jumlah Hewan Kurban di Masjid Imam Syafii Karak Meningkat Signifikan&quot;
Baca selengkapnya di: https://www.inews86.com/nasional-daerah/4082716326/luar-biasa-jumlah-hewan-kurban-di-masjid-imam-syafii-karak-meningkat-signifikan</video:description>
                                                                                                                              <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14222/jalan-logas-tanah-darat-ltd-rusak-parah-ekonomi-akses-pendidikan-masyarakat-terganggu</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/3Hhpyo_mMVY/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>Jalan Logas Tanah Darat (LTD) Rusak Parah: Ekonomi &amp; Akses Pendidikan Masyarakat Terganggu</video:title>
                                              <video:description>Kondisi infrastruktur jalan di Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kini berada dalam keadaan yang memprihatinkan. Curah hujan yang tinggi memperparah kerusakan jalan hingga berubah menjadi kubangan lumpur yang dalam, mengakibatkan mobilitas warga lumpuh total dan akses pendidikan bagi anak-anak sekolah terhambat secara signifikan pada awal Mei 2026 ini.</video:description>
                                                                                                                              <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
    <url>
    <loc>https://www.inews86.com/video/detail/14184/detik-detik-ex-polwan-menganiaya-tetangga-nya</loc>
        <lastmod>2026-06-04T07:26:34+07:00</lastmod>
                <changefreq>daily</changefreq>
            <priority>0.8</priority>
                                    <video:video>
                                <video:thumbnail_loc>https://i.ytimg.com/vi/WeeAAwbUrHk/mqdefault.jpg</video:thumbnail_loc>
                                              <video:title>Detik-detik EX Polwan Menganiaya  Tetangga Nya</video:title>
                                              <video:description>Mantan Polwan berinisial YU menganiaya wanita berinisial K (40) yang merupakan tetangganya di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). Aksi barbar YU terekam kamera pengawas atau CCTV di rumah korban hingga belakangan viral di media sosial.

Dalam video dilihat iNews.com, Sabtu (23/5/2026), tampak YU memegang sebuah kayu dan menghampiri mobil korban di depan rumah. YU terlihat mengancam korban dan suaminya yang berada di dalam mobil.

Korban yang memakai jilbab merah kemudian keluar dari mobil dan menghampiri pelaku. Saat itulah pelaku langsung memukul korban menggunakan kayu.</video:description>
                                                                                                                              <video:family_friendly>yes</video:family_friendly>
                                                        <video:requires_subscription>no</video:requires_subscription>
                            <video:live>no</video:live>
          </video:video>
        </url>
  </urlset>
